Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta Gelar Workshop Menulis Esai, Dorong Mahasiswa Kembangkan Ide Menjadi Prestasi dan Publikasi
Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta Gelar Workshop Menulis Esai, Dorong Mahasiswa Kembangkan Ide Menjadi Prestasi dan Publikasi

Jakarta, Berita FU Online — Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Workshop Menulis Esai bertajuk “Dari Ide Jadi Prestasi, Publikasi, & Penghasilan” pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Teater H.A.R. Partosentono, Lantai 4, Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Manajemen Talenta Mahasiswa yang bertujuan mengembangkan potensi, kreativitas, serta kemampuan akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang kepenulisan.

Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan mengolah gagasan menjadi tulisan yang berkualitas, argumentatif, dan berpeluang dipublikasikan di media massa. Selain itu, workshop ini juga memperkenalkan peluang pengembangan prestasi melalui kompetisi esai serta potensi penghasilan dari karya tulis.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ushuluddin, Dr. Eva Nugraha, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada panitia, narasumber, dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap workshop ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis esai serta mendorong mereka untuk mengembangkan ide menjadi karya yang berkualitas.

Workshop menghadirkan Wim Tohari Danielaldi, S.IP., M.Si., sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai penulisan opini dan proses menulis. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa kemampuan menulis berawal dari kebiasaan membaca, melakukan analisis, mengamati persoalan, dan meneliti informasi secara cermat.

Menurutnya, ketajaman pemahaman terhadap bacaan menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan tulisan yang baik. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membiasakan diri memeriksa reputasi penulis, membandingkan berbagai sumber, mencatat fakta-fakta penting, serta memahami karakteristik audiens agar tulisan yang dihasilkan mudah dipahami oleh pembaca.

Pada sesi berikutnya, peserta mempelajari proses penulisan opini, mulai dari menentukan sudut pandang, memilih satu isu utama, menyusun alur tulisan, hingga melakukan penyuntingan. Narasumber juga menjelaskan pentingnya penggunaan kalimat yang ringkas, pemilihan kata yang tepat, ketepatan ejaan, serta penghilangan kata-kata yang tidak diperlukan agar tulisan menjadi lebih efektif.

Selain membahas teknik penulisan, workshop ini mengulas karakteristik opini yang baik, yaitu bersifat subjektif tetapi tetap berlandaskan fakta, argumentatif, solutif, dan edukatif. Peserta juga diperkenalkan pada sejumlah pertimbangan agar tulisan berpeluang dimuat di media massa, seperti aktualitas isu, kebaruan gagasan, serta kepatuhan terhadap ketentuan penulisan masing-masing media.

Narasumber turut menegaskan bahwa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebaiknya digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti pemikiran dan perspektif penulis. Mahasiswa tetap perlu mengembangkan pemikiran kritis, membangun argumentasi sendiri, dan bertanggung jawab atas gagasan yang dituangkan dalam tulisan.

Tidak hanya memperoleh materi secara teoretis, peserta juga mengikuti sesi praktik dan konsultasi. Dalam sesi ini, mahasiswa diarahkan untuk mulai menulis esai berdasarkan materi yang telah dipelajari dan mengumpulkan hasil karya masing-masing untuk mendapatkan masukan serta meningkatkan kualitas tulisan.

Melalui sesi diskusi, peserta juga memperoleh kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar proses menulis, pemahaman terhadap bacaan, serta kekhawatiran mengenai kelayakan karya untuk dipublikasikan. Narasumber mendorong mahasiswa agar tidak menjadikan rasa takut sebagai penghalang untuk berkarya dan terus mengembangkan kemampuan menulis melalui latihan yang konsisten.

Melalui kegiatan Manajemen Talenta Mahasiswa ini, Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta berharap mahasiswa semakin percaya diri dalam menuangkan gagasan, menghasilkan karya tulis yang berkualitas, serta memanfaatkan keterampilan menulis sebagai sarana pengembangan kapasitas intelektual. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk meraih prestasi, menembus publikasi media massa, dan memperoleh penghasilan melalui karya tulis.

Workshop ini sekaligus menegaskan pentingnya konsistensi dalam proses kreatif. Mahasiswa didorong untuk terus membaca, berpikir kritis, dan menulis agar ide-ide yang dimiliki dapat berkembang menjadi karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui workshop ini, Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta mendorong mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan menulis, mengembangkan gagasan kritis, dan menghasilkan karya yang berkualitas. Dengan konsistensi dan keberanian berkarya, mahasiswa diharapkan mampu mengubah ide menjadi prestasi, publikasi, dan peluang penghasilan yang bermanfaat bagi masyarakat.

(Neisya/Humas FU)

WhatsApp Image 2026-10-21 at 10.37.52

WhatsApp Image 2026-10-21 at 10.37.52 (1)

WhatsApp Image 2026-10-21 at 10.37.52 (3)

WhatsApp Image 2026-10-21 at 10.37.52 (2)