Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta Jadi Pembicara pada Konferensi Internasional Indonesia Update 2026 di Australia
Jakarta, Berita FU Online — Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Ismatu Ropi, M.A., Ph.D., menjadi pembicara dalam konferensi internasional The 43rd Indonesia Update 2026 bertema Islamic Diversity in Indonesia yang diselenggarakan oleh ANU Indonesia Project di The Australian National University (ANU), Canberra, Australia, pada 18–19 September 2026.
Dalam konferensi yang mempertemukan akademisi dan peneliti untuk membahas dinamika masyarakat Indonesia tersebut, Prof. Ismatu Ropi tampil bersama Farid F. Saenong dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Keduanya mempresentasikan kajian mengenai kebebasan beragama, pluralisme yang dikelola negara (managed pluralism), dan dinamika kebijakan keagamaan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Presentasi tersebut mengangkat paradoks antara tingginya persepsi publik terhadap kerukunan antarumat beragama dan masih ditemukannya berbagai kasus pelanggaran kebebasan beragama di Indonesia. Berdasarkan abstrak yang tercantum dalam booklet konferensi, tingkat kepuasan publik terhadap kerukunan antarumat beragama mencapai 86,7 persen pada 2025, sementara lebih dari 200 pelanggaran kebebasan beragama tercatat dalam periode yang sama.
Kajian ini menyoroti bagaimana narasi toleransi dan kerukunan beragama berjalan berdampingan dengan penguatan struktur hukum dan birokrasi yang berpotensi memengaruhi pemenuhan kebebasan sipil. Pembahasan tersebut ditempatkan dalam konteks Pancasila sebagai landasan konstitusional serta model pengelolaan keberagaman agama di Indonesia.
Selain itu, presentasi tersebut mengulas dua ranah penting, yakni perluasan pengaturan penodaan agama melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru beserta implikasinya bagi kelompok agama minoritas, serta arah kebijakan moderasi beragama. Kajian ini menekankan pentingnya mencermati hubungan antara komitmen toleransi dalam wacana kebijakan dan realitas yang dihadapi kelompok minoritas dalam kehidupan sehari-hari.
Presentasi Prof. Ismatu Ropi dan Farid F. Saenong berlangsung dalam sesi Embracing Difference pada Jumat, 18 September 2026. Sesi tersebut merupakan bagian dari rangkaian konferensi yang membahas berbagai dimensi keberagaman Islam di Indonesia, mulai dari otoritas keagamaan, relasi antarumat beragama, kelembagaan, hingga peran media digital dalam membentuk pemahaman masyarakat tentang perbedaan.
Konferensi Indonesia Update merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh ANU Indonesia Project dan telah berlangsung sejak 1983. Pada penyelenggaraan ke-43 ini, konferensi mengangkat tema keberagaman Islam di Indonesia dengan menelaah hubungan antara Islam, kehidupan sosial, kebijakan negara, dan tantangan keberagaman dalam konteks kontemporer.
Partisipasi Prof. Ismatu Ropi dalam forum akademik internasional ini mencerminkan kontribusi Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta dalam pengembangan kajian agama, relasi negara dan agama, serta kebebasan beragama. Kehadiran tersebut juga membuka ruang pertukaran gagasan dan hasil penelitian dengan komunitas akademik internasional mengenai dinamika kehidupan beragama di Indonesia.
Melalui keterlibatan dalam forum ilmiah internasional, Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta terus mendorong pengembangan kajian keislaman yang kritis dan kontekstual, sekaligus memperkuat kontribusi akademisi Indonesia dalam diskursus global tentang agama, pluralisme, dan kebebasan beragama.
🔗 Watch live: https://bit.ly/ip-live
(Humas FU)
